Ini Tentang Menyelami Nasihat-Nasihat Gus Mus

Ini Tentang Menyelami Nasihat-Nasihat Gus Mus

Achmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus ini lahir di Rembang, 10 Agustus 1944. Hobinya adalah menulis puisi dan melukis. Selain itu, ia juga menyukai sepakbola dan bulu tangkis.

Secara detail, ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Thalibin, Rembang Jawa Tengah.

Gus Mus pernah nyantri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lirboyo, Kediri; Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta; dan Roudhotut halibin, Rembang.

Pendidikan tingginya, ia menyelesaikannya di Universitas al Azhar, Kairo, Mesir. Selain itu, ia juga pernah menjadi Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 1994-1999 dan 1999-2004.

Gus Mus, selain seorang kiai, ia juga dikenal sebagai penyair, pelukis, budayawan, dan cendekiawan muslim. Dalam kehidupan sehari-hari, ia adalah seorang kiai, dan mengikuti rapat NU, ceramah, baca atau membuat puisi, dan tentunya silaturahmi.

Namun, selama bulan Ramadhan, Gus Mus memilih berkumpul dengan keluarga dan para santrinya. dengan hal tersebut di bulan Ramadhan lebih sering menulis puisi dan melukis.

Baca Juga:

Begitulah sosok Gus Mus yang mempunyai jiwa seni dan sastra. Kata beliau “Bersastra itu kan kegiatan manusia paling tinggi, melibatkan rasio dan perasaan.”

Dalam sastra yang dibuat oleh beliau tentunya tidak terlepas dari nasihat-nasihat, selain itu juga tidak lepas dari kehidupan sehari-hari yang kita jalani.

Karena banyak nasihat yang beliau sampaikan, sangat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, maka dari itu tidak heran kalau dalam nasihatnya, ia sering menyentil kehidupan orang-orang yang semakin hari semakin tidak karuan.

Adapun nasihat-nasihat beliau diantaranya yaitu:

  1. Istiqomahkan amal baikmu!

Beramal baik mulai dari kadang-kadang, mari kita usahakan menjadi sering, kemudian kita tingkatkan menjadi selalu” (Gus Mus).

Seseorang yang tidak mampu beramal baik atau hanya sesekali berbuat baik dengan alasan kondisi yang menyulitkan untuk berbuat baik. Dengan demikian usahakanlah untuk menjadi sering, dan tingkatkan terus menjadi selalu.

Sungguh sangat luar biasa kalau kita sudah sampai pada level “selalu”. Karena insyaallah akan begitu banyak kebaikan yang nantinya disediakan untuk yang selalu berbuat amal baik.

Sebanarnya ada banyak cara untuk mencapai level “selalu”. Semisal pergi masjid hanya pada waktu sholat Jum’at, luangkanlah waktu kita untuk sholat maghrib berjama’ah di masjid. Sehingga dengan begitu, perlahan-lahan akan sampai pada level “sering” dan “selalu”.

Menjadikan “selalu” dalam melakukan amal kebaikan itu tidak serumit yang kita fikirkan. Kita hanya harus mendatangkan kemauan dalam diri kita untuk selalu istiqomah.

Jika kita mau berusaha, tidak ada yang tidak mungkin, tidak ada yang tidak bisa jika kita sudah meniatkan dengan sungguh-sungguh.

Contoh lain yaitu bersedekah. Jika sedekah yang kita lakukan hanya kadang-kadang, maka tingkatkanlah menjadi lebih sering. Setalah itu perlahan-lahan kita tingkatkan terus menjadi selalu bersedekah.

Sehingga sedekah menjadi kebiasaan yang tidak enak jika tidak kita lakukan. Intinya adalah melakukan. Bahkan, wajibkanlah diri kita untuk mengeluarkan sedekah semampu kita. Insya allah, Allah swt akan menggantikannya dengan pahala yang berlipat.

  1. Pantaskah kita menyombongkan diri?

orang yang selalu mengingat kebesaran Tuhan tidak akan pernah membesarkan dirinya” (Gus Mus).

Membesarkan diri itu perbuatan yang tidak baik. Karena hal tersebut merupakan perbuatan yang tidak baik yang sepatutnya kita harus menghindari.

Kita adalah manusia, makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Manusia diberi akal agar mampu berfikir dan membedakan antara yang baik dan mana yang buruk.

Meskipun demikian, masih banyak hal yang membuat kita tidak pantas untuk membesarkan diri. Sungguh celaka jika seorang manusia yang merasa sempurna segala-galanya. Karena akan menjadikan sombong. (novia_khil/kuliahislam).

Baca Juga:

SUMBER:

Waid, Ahfa. 2017. Nasihat-Nasihat Keseharian Gus Dur, Gus Mus, dan Cak Nun. Yogyakarta: DIVA Press.