Inilah Guru Dan Murid Urwah Bin Zubair

Inilah Guru Dan Murid Urwah Bin Zubair

Guru-guru dan murid-murid Urwah bin Zubair

Guru-guru:

Al-Hafidz berkata, “Urwah meriwayatkan dari ayahnya, saudaranya Abdullah, ibunya Asma’ binti Abu Bakar, Ali bin Abi Thalib, Sa’id bin Zaid bin Amr bin Nufail, Hakim bin Hizam, Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Amr bin Ash, Usamah bin Zaid, Abu Ayyub, Abu Hurairah, Hallaj al-Aslami, Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi, Amr bin Ash, Muhammad bin Maslamah, al-Miswar bin al-Makhramah, Mughirah bin Syu’bah, Najiyah al-Aslami,  Abu Humaid as-Sa’idi, Hisyam bin Hakim bin Hizam, Niyar bin Mukram, Busrah binti Shafwan, Zainab binti Salamah, Umar bin Abu Salamah, ibu keduanya, Ummu Salamah istri Nabi, Ummu Hani’ binti Abu Thalib, Ummu Habibah bin Abu Sufyan, Jabir bin Abdillah al-Anshari, Nu’aim bin Basyir, Ubaidullah bin Adi bin Khiyar, Marwan bin Al-Hakam, Basyir bin Abu Mas’ud al-Anshari, Humran maula Usman, Abdullah bin Zam’ah bin Aswad,  Abdurrahman bin Abdul Qari, Nafi’ bin Jubair bin Muth’im, Abu Murawih al-Ghifari, Abu Salamah bin Abdurrahman, dan dia adalah teman sebayanya serta banyak lagi yang lainnya.

Murid-murid:

Al-Hafidz mengatakan, “Sedangkan yang meriwayatkan darinya ialah anak-anaknya, yaitu: Abdullah, Usman, Hisyam, Muhammad, dan Yahya, cucunya: Umar bin Abdullah bin Urwah, keponakannya: Muhammad bin Ja’far bin Zubair, Abu Aswad Muhammad bin Abdurrahman bin Naufal, anak yatim asuhan Urwah, Habib, mantan sahayanya, Zumail, mantan sahayanya, Sulaiman bin Yasar, Abu Salamah bin Abdurrahman, Abu Burdah bin Abu Musa, Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah (mereka adalah teman sebayanya).

Baca Juga:

Lalu tamim bin Salamah as-Sulami, Sa’ad bin Ibrahim bin Abdurrahman bin Auf, Sa’id bin Khalid bin Amr bin Usman bin Affan, Shalih bin Kaisan, az-Zuhri, Abdullah bin Abu Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, Abu az-Zinad, Ibnu Abi Mulaikah, Abdullah bin Dinar bin Mukram al-Aslami, Abdullah al-Bahi,  Irak bin Malik, Atha’ bin Abi Rabah, Umar bin Abdul Aziz, Amr bin Dinar, Muhammad bin Ibrahim at-Taimi, Yazid bin Abdullah bin Khasifah, Abu Bakar bin Hafsh bin Umar bin Sa’ad bin Abu Waqash, Ja’far bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali, Shafwan bin Sulaim, Yahya bin Abu Katsir, (dan ada satu pendapat, dia tidak pernah mendengar langsung darinya) dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kata-Kata Mutiara Urwah

Dari Hisyam bin Urwah, dia mengatakan, Urwah mengatakan kepada anak-anaknya, “Wahai anak-anakku, janganlah salah seorang dari kalian mempersembahkan kepada Rabbnya sesuatu yang dia merasa malu untuk diberikan kepada orang yang dimuliakannya. Sesungguhnya Allah itu paling pemurah di antara para pemurah, dan lebih berhak untuk dipilihkan persembahan untuk-Nya”.

Baca Juga:

Urwah mengatakan, “Wahai anak-anakku, belajarlah, karena jika kalian adalah junior suatu kaum, maka kelak kalian akan menjadi pembesar mereka. Duhai betapa buruknya, adakah yang lebih buruk daripada orang tua yang jahil?”

Dari Hisyam, dari ayahnya (Urwah), beliau mengatakan, “Tertulis dalam al-Hikmah: Hnedaklah kata-katamu baik, dan hendaklah wajahmu ceria, niscaya engkau lebih dicintai manusia daripada orang yang memberikan sesuatu kepada mereka”.

Dari Mu’awiyah bin Ishaq, dari Urwah, beliau mengatakan, “Tidaklah berbakti kepada kedua orang tuanya, siapa yang memandang tajam kepadanya”.

Baca Juga:

Wafatnya Urwah bin Zubair

Zubair mengatakan, “Urwah meninggal pada usia 67 tahun”.

Ibnu al-Madini mengatakan, “Urwah meninggal pada tahun 93 H”.

Menurut al-Hitsam, al-Waqidi, Abu Ubaidah, Yahya bin Ma’in dan al-Fallas, beliau wafat pada tahun 94 H”.

Mu’awiyah bin Shalih menuturkan dar Yahya bin Ma’in, bahwasanya Abu Bakar bin Abdurrahman meninggal pada tahun 94 H, begitu juga Urwah bin Zubair, Sa’id, dan Ali bin al-Husain. Dan tahun tersebut disebut sebagai tahun Fuqaha”.

Dari Abdul Hakim bin Abdullah bin Farwah, dia mengatakan, “Urwah bin Zubair meninggal di tengah hartanya di Majah dari arah al-Furu’, dan di makamkan di sana pada hari Jum’at tahun 94 H”. (ir/kuliahislam)

 

Sumber: Biografi 60 Ulama Ahlus Sunnah, Darul Haq