Inilah Manfaat Ilmiah di Balik Anjuran Sunnah Bersiwak

Inilah Manfaat Ilmiah di Balik Anjuran Sunnah Bersiwak

Bersiwak termasuk salah satu sunnah yang dianjurkan Rosulullah saw. Dalam beberapa hal, beliau selalu menggunakan siwak, misalnya saat bangun tidur.

Hal tersebut didasarkan sesuai penuturan Hudzaifah Ra. Ia berkata, “Kapan pun rosulullah saw bangun tidur, ia akan menggosok giginya dengan siwak.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga:

Inilah manfaat ilmiah di balik anjuran sunnah wudhu sebelum tidur

Sebelum mengambil wudhu, Rosulullah saw. Juga bersiwak. Mengenai hal ini, Aisyah Ra. Meriwayatkan, “Kami biasa menyiapkan siwak dan air wudhu bagi Rosulullah. Kapanpun Allah menghendaki beliau bangun dari tidur malam, beliau membersihkan giginya dengan siwak, mengambil wudhu, kemudia mendirikan shalat.”(HR. Muslim).

Rosulullah saw sangat istiqomah terhadap sunnah ini, sebab banyak sisi positifnya. Bahkan, Rosulullah saw menganjurkan kepada umatnya agar bersiwak.

Zaid bin Khalid Ra berkata bahwa Rosulullah saw bersabda. “Kalau seandainya aku tidak khawatir memberatkan umatku, niscaya aku mengakhirkan Isya’ sampai sepertiga malam, dan sungguh aku perintahkan mereka bersiwak pada tiap-tiap (hendak) shalat.”(HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Bersiwak dapat membersihkan mulut. Aisyah Ra mengatakan Rosulullah saw bersabda “Siwak itu membersihkan mulut, selagi diridhoi oleh Tuhan.”(HR. Ahmad).

Dalam Thibbun Nabawi, Ibnul Qoyyim dalam buku fakta ilmiah amal sunnah menjelaskan beberapa manfaat siwak antara lain membersihkan mulut dan gusi, mencegah pendarahan, menguatkan penglihatan, mencegah gigi berlubang, menyehatkan pencernaan, menjernihkan suara, membantu pencernaan makanan, mmemperlancar saluran napas (bicara), menggiatkan bacaan, menahan tidur, menjadikan Allah swt ridha, dan dikagumi malaikat.

Kayu siwak (Salvadora perisca) memang memiliki manfaat yang besar, sehingga Rosulullah saw menggunakannya pada zamannya.

Kayu ini diketahui banyak tumbuh di daerah Asia dan Afrika. Pohon ini berdiameter sekitar 30 cm. aromanya mirip seledri dengan rasa tidak terlalu pedas. Jika kulitnya dikelupas, warnanya agak terlihat keputihan dengan memiliki banyak serat. Fungsi utamanya adalah membersihkan mulut.

adapun keunggulan siwak sebagai berikut:

  1. Kayu siwak mengandung zat kimiawi tertentu

Kayu siwak mengandung zat kimiawi tertentu yang bermanfaat. Zat-zat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Mengandung enzim yang mencegah terjadinya pembentukan plaque yang bisa mengakibatkan radang gusi. Penyebab utama tanggalnya gigi secara premature adalah plak tersebut.
  • Antibacterial acids. Misalnya, astringents, abrasive dan detergents yang fungsinya untuk membasmi bakteri dan mencegah terjadinya infeksi serta mengehntikan terjadinya infeksi serta menghentikan terjadinya pendarahan pada gusi.

Mungkin terasa pedas dan sedikit membakar saat pertama kali menggunakan siwak. Hal itu dikarenakan dalam kayu siwak memiliki kandungan serupa mustard yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.

  • Mengandung zat anti-pembusukan (antidecay agent) dan antigermal system yang bertindak sebagai penisilin guna untuk menurunkan jumlah bakteri-bakteri yang terdapat di mulut serta mencegah proses pembusukan. Siwak juga turut merangsang produksi air liur (saliva) lebih.
  • Kandungan kimia lainnya, yaitu klorida, potassium, sodium bikarbonat, fluoride, silica, sulphur, vitamin-C, trimethyl amine, salvadorine, tannins, dan beberapa mineral lain yang manfaatnya dapat membersihkan gigi, menyehatkan dan memutihkan gigi serta gusi.

Sebab itu, tidak heran bila bahan-bahan ini sering diekstrak menjadi komposisi-komposisi dalam penyusunan pasta gigi.

  1. Terdapat minyak aroma alami yang mengandung rasa dan bau yang enak serta segar, sehingga menjadikan mulut mengelluarkan bau yang wangi.
  2. Siwak dapat menghilangkan plak di gigi

Sekitar tahun 1992, WHO menyatakan bahwa siwak dapat menghilangkan plak tanpa menyebabkan luka pada gigi.

Sebuah studi membandingkan antara hasil toothbrushing dengan menggunakan siwak. Studi tersebut menyimpulkan bahwa siwak ternyata lebih efektif dibandingkan dengan toothbrushing dalam mengurangi plak dan radang gusi bila digunakan secara benar.

2. Siwak lebih efektif daripada mint biasa

Perusahaan Wrigley melakukan studi tentang siwak dan hasilnya telah dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and food chemistry, menyimpulkan bahwa mint dengan ekstrak dari siwak adalah 20 kali lebih efektif membunuh bakteri dari pada mint biasa.

Demikian penjelasan atas manfaat dari siwak yang disunnahkan oleh Rosulullah saw. (novia/kuliahislam).

Baca Juga:

SUMBER:

Haviva A.B. 2015. Fakta Ilmiah Amal Sunnah Rekomendasi Nabi. Yogyakarta: Sabil.