Inilah Nama Dan Kelahiran Umar Bin Abdul Aziz

Inilah Nama Dan Kelahiran Umar Bin Abdul Aziz

Nama Umar bin Abdul Aziz

Nama beliau adalah: Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin al-Hakam bin Abu al-Ash bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Mannaf bin Qushao bin Kilab, seorang imam, hafidz, allamah, mujtahid, ahli zuhud, ahli ibadah, sayyid, Amirul mukminin yang sesungguhnya.

Nama kuniyah beliau adalah: Abu Hafsh, al-Quraisy, al-Umawi, al-Madani, kemudian al-Mishri, seorang khalifah yang zuhud, lurus, orang yang digelari al-Asyaj (yang terdapat tanda bekas luka di wajahnya) dari kalangan Bani Umayyah.

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Nafi’, dari Ibnu Umar ra, bahwasanya Ibnu Umar sering berkata, “Sungguh membuatku penasaran; siapa dari keturunan Umar, yang di wajahnya terdapatnya tanda bekas luka, yang akan memenuhi bumi ini dengan keadilan?”

Lalu Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar bahwasanya beliau pernah berkata, “Kami dahulu sering berbincang, bahwa kondisi ini tidak akan berakhir, hingga datangnya seorang laki-laki yang memimpin umat ini dari keturunan Umar, di mana dalam kepemimpinannya, dia akan berjalan di atas jalan Umar, dan di wajahnya terdapat sebuah tanda”.

Baca Juga:

Abdullah bin Dinar berkata, “Maka ketika itu mulanya kami berpendapat bahwa orang itu adalah Bilal bin Umar yang memang di wajahnya ada tanda, hingga Allah mendatangkan Umar bin Abdul Aziz, yang mana ibunya adalah Ummu Ashim binti Asim bin Umar bin Khattab. Kata Yazid, ‘Seekor hewan milik ayahnya menendangnya hingga melukai wajahnya. Maka ayahnya mengusap darah darinya sambil berkata, ‘Engkau orang yang bahagia (wahai anakku) jika engkau benar adalah al-Asyaj dari Bani Umayah”.

Kelahiran Umar bin Abdul Aziz

Kelahiran beliau:

Umar bin Abdul Aziz dilahirkan di Hulwan, sebuah desa di Mesir. Ayahnya adalah gubernur di sana pada tahun 61 ada juga yang mengatakan 63, dan ibunya ialah Ummu Ashim binti Ashim bin Umar bin Khattab.

Al-Fallas mengatakan, Aku mendengar al-Khuraibi mengatakan, “Al-A’masy, Hisyam bin Urwah, Umar bin Abdul Aziz, dan Thalhah bin Yahya dilahirkan pada tahun terbunuhnya al-Husain, yakni 61 H. demikian pula hal itu dukatakan oleh Khalifah bin Khayyath dan banyak lainnya tentang kelahirannya”.

Baca Juga:

Ciri-ciri fisik Umar bin Abdul Aziz

Sa’id bin Ufair mengatakan, “ Ia berkulit coklat, berwajah lembut, menawan, bertubuh kurus, berjenggot bagus, bermata lebar, pada wajahnya terdapat bekas tendangan kuku (kaki) hewan”.

Hamzah bin Sa’id mengatakan, “Umar bin Abdul Aziz pernah masuk ke kandang ayahnya saat dia masih kecil, maka dia ditendang seekor kuda hingga membuat kepalanya terluka. Ayahnya pun mengusap darah darinya seraya mengatakan, ‘Jika engkau adalah orang yang kepalanya terdapat luka dari kalangan Bani Umayyah, maka sesungguhnya engkau kalau begitu benar-benar bahagia”.

Dari Yahya bin Fulan, dia mengatakan, “Muhammad bin Ka’ab al-Qurazhi datang kepada Umar bin Abdul Aziz, dan dulu Umar bertubuh bagus, lalu dia menatapnya dengan tajam tanpa berkedip. Maka Umar berkata, ‘Wahai Ibnu Ka’ab, mengapa engkau memandangku seakan-akan engkau belum pernah memandangku sebelumnya?’. Dia mengatakan, ‘Wahai Amirul Mukminin, dulu aku melihatmu bertubuh bagus, dan sekarang aku melihat kulitmu telah pucat, tubuhmu telah kurus, dan rambutmu hilang’.

Baca Juga:

Maka Umar bin Abdul Aziz menjawab, ‘Wahai Ibnu Ka’ab, bagaimana menurutmu seandainya engkau melihatku  di dalam kubur setelah tiga hari, dalam keadaan dua biji mataku berada di atas pelipisku, lalu tenggorokanku hancur, dan mulutku penuh nanah dan larva? Tentu engkau lebih heran terhadap keadaanku”.

Ats-Tsa’labi mengatakan, “Umar bin Khattab, bagian depan kepalanya botak, begitu pula Usman, Ali, Marwan bin Hakam, dan Umar bin Abdul Aziz, kemudian setelah itu kebotakan itu terputus dari para khalifah”. (ir/kuliahislam)

 

Sumber: Biografi 60 Ulama Ahlus Sunnah, Darul Haq