GUSTI ALLAH TIDAK “NDESO”

GUSTI ALLAH TIDAK “NDESO”

Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong dengan pertanyaan beruntun. “Cak Nun,” kata sang penanya, “misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu : 1. Pergi ke masjid untuk shalat Jumat. 2. Mengantar pacar berenang. 3. Atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari. Mana yang sampeyan pilih…?” …

Lanjutkan membaca →